Pramuka Penjaga Nilai Luhur
Pramuka Penjaga Nilai Luhur. Selamat hari pramuka untuk semua praja muda karana Indonesia. Pribadi-pribadi yang berdedikasi, berintegrasi, dan keren. Semoga ke depan, Pramuka tetap berada di koridor-nya. Tanpa terpengaruh “arus deras” Ai, sosial media apalagi isu politik.
Sebagai gerakan kepanduan, Pramuka bukan hanya penting. Tapi harus lebih digalakkan. Karena melalui “dasa darma pramuka” akan membentu anggotanya bersikap baik dan selalu belajar untuk dalam kebaikan.
Pramuka itu harus bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Setiap anggota harus dipagari dengan Takwa. Anggota Pramuka harus berpegang teguh akan kebesaran dan kekuasaan Tuhan dan selalu berusaha untuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.
Pramuka itu Cinta Alam dan Kasih Sayang terhadap Sesama.
Pramuka mesti memiliki rasa cinta serta kasih sayang kepada alam sekitarnya dan sesama manusia. Pramuka mesti memahami bahwa alam dan manusia termasuk bagian dari lingkungan yang harus dipelihara dan dihormati. Lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman adalah tanggung jawab bersama. Murid menjaga kebersihan sekolah, guru memberikan teladan.
Patriot yang Sopan dan Ksatria.
Pramuka menunjukkan sikap sopan dan baik sebagai warga negara. Anggota Pramuka juga harus memiliki sikap dan tindakan seperti seorang pahlawan atau ksatria untuk menegakkan keadilan dan mempertahankan negara. Bukan seperti pemimpin yang menantang, menzalimi rakyatnya.
Pramuka Penjaga Nilai Luhur. Setiap pramuka dididik untuk menjadi pribadi tangguh, kokoh, kuat. Tidak mudah berkeluh-kesah, apalagi benci dan merendahkan orang lain. Bahkan bisa jadi, tangguhnya pramuka lebih kuat dari Tembok Cina.
Baca: https://www.literasitinta.com/pramuka-dan-pancasila/
Pramuka itu suci dalam pikiran, perkataan maupun perbuatan.
Maka pramuka itu jiwa bukan hanya raga atau penampilan semata. Pikiran yang suci bebas dari iri dan benci, perkataan yang suci adalah jujur dan sopan, sementara perbuatan yang suci tidak menyakiti orang lain.
Selain anak pecinta alam mapala, hanya pramuka yang sering kemping untuk melatih diri menjadi pribadi disiplin, berani, dan setia. Di samping selalu rajin, sabar, dan bersahaja. Makanya, pramuka dilarang pengen menang sendiri sambil mengalahkan orang lain. Karena ajaran pramuka adalah tidak boleh merebut kekuasaan dengan cara menguasai orang lain. Mengambil sesuatu yang bukan haknya. Pramuka tidak pernah kuat dengan cara sambil melemahkan yang lain.
Pramuka itu Sangat tahu diri, itulah kepribadian pramuka yang sudah langka di zaman ini. Lebih fokus pada solusi, bukan mengeluhkan masalah. Jiwa-jiwa pramuka semakin langka di zaman ini.
Maka, jika boleh memberi saran: guru, siswa, mahasiswa, dan masyarakat luas akan sangat diuntungkan jika terlibat aktif masuk dalam kegiatan Pramuka. Bukan untuk mengejar pangkat atau jabatan, tetapi untuk menumbuhkan kepedulian, kebersamaan, dan karakter luhur yang dibutuhkan bangsa ini.
Bukan masuk partai politik atau mencari jabatan bila hanya untuk memperbesar egosime dan meninggalkan kepedulian pada sesama.

Dan yang paling menarik dari Pramuka adalah tidak boleh “mudah kagum”. Karena apapun pasti ada prosesnya, ada waktunya. Pramuka harus bersikap realistis, objektif, demokratis, menjadi teladan positif yang selalu semangat membangun bangsa. Karena pramuka sadar, kapan masalah kelar kalau bisanya hanya mengeluh terus tanpa ada aksi nyata.
Pramuka mengajarkan bahwa membangun negeri bukan sekadar wacana, tetapi kerja nyata—dengan hati yang tulus, jiwa yang kuat, dan niat yang bersih.
Selamat Hari Pramuka. Mari kita bawa nilai-nilainya ke dalam kehidupan sehari-hari, agar Indonesia selalu punya generasi yang siap menjadi teladan, pelindung, dan penggerak kebaikan.
https://shorturl.fm/mrb8f
https://shorturl.fm/64NP6
https://shorturl.fm/mmZUM
https://shorturl.fm/3LIi6
https://shorturl.fm/Rrvlx
https://shorturl.fm/Gxv9K
https://shorturl.fm/n6PFH
https://shorturl.fm/HXBxO
https://shorturl.fm/TZbuS